Wabah coronavirus covid-19, krisis atau peluang? Bagaimana memperoleh peluang secara positif!

Kita tahu bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi krisis wabah covid-19. Crisis dalam Bahasa mandarin disebut wei ji (yang satu disebut dengan bahaya, yang lainnya memiliki arti peluang). Fenomena yang terjadi adalah memanfaatkan peluang pada saat musibah dengan cara yang salah/ dzalim.

Berikut ini tindakan memanfaatkan peluang dengan cara yang salah (atau hanya mementingkan diri sendiri), saya yakin smart readers tidak ada yang seperti ini:

  1. Menimbun alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, swab di harga murah dan kemudian dijual mahal disaat kelangkaan. Hal tersebut berdampak pada rumah sakit yang sedang merawat pasien positif covid-19, perawatan tidak berjalan maksimal karena kekurangan alat-alat kesehatan. Hal ini sangat merugikan banyak pihak.
  2. Melakukan panic buying bahan kebutuhan pokok. Untuk apa menimbun bahan pokok dirumah untuk jangka waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Sekarang terjadi kehabisan kebutuhan pokok di beberapa tempat, lalu bagaimana rakyat bertahan? Bagaimana tenaga medis yang bekerja keras di rumah sakit dapat membeli kebutuhan pokok selepas tugas bila ternyata kebutuhan pokok kosong?

Tidak ada baiknya sifat-sifat tersebut dipertahankan, keegoisan untuk memperoleh keuntungan disaat sulit malah memperparah situasi.

Terdapat berbagai tindakan positif yang dapat diambil dalam masa krisis ini, yang tentu saja menguntungkan semua pihak. Jika hal ini dilakukan secara bersama-sama, wabah covid-19 bisa tuntas sesegera mungkin.

  • Work from home. Bekerja dirumah sangat membatasi penyebaran wabah covid-19. Ini adalah tindakan yang dianjurkan pemerintah untuk masyarakat supaya tidak memperparah keadaan. Work from home bisa dilihat sebagai peluang seperti biaya operasional kantor berkurang, melatih kreatifitas untuk menyelesaikan pekerjaan meski tidak berada di tempat kerja. Jika hal ini dilakukan tentu sangat menguntungkan banyak pihak.
  • Membuat hand sanitizer dan dijual dengan harga normal (bahkan untuk disumbangkan, sangat mulia). Membuat hand sanitizer dari bahan rumah tangga tentu sangat membantu menjaga peredaran produk tersebut di pasaran.
  • Membuat aplikasi/ gadget yang mempermudah kegiatan work from home.
  • Membuat konten media sosial/ blog/ ebook mengenai wabah covid-19 dan cara mengatasinya, sehingga kesadaran masyarakat meningkat.
  • Melakukan kampanye #dirumahaja, seperti public figure lakukan. Dan bisa menginspirasi orang-orang mengenai kegiatan apa saja yang bisa dilakukan dirumah dan tetap produktif.

Lima hal tersebut adalah hal sederhana yang dapat dilakukan setiap orang tanpa merusak jalur persediaan alat kesehatan dan kebutuhan pokok. Kita ini adalah rakyat Indonesia yang terdiri dari 270 juta jiwa. Jutaan masyarakat akan terdampak akibat kecerobohan yang dilakukan sgelintir orang untuk keuntungannya sendiri.

Ayo optimis, kita Indonesia bisa melawan covid-19. Kita menjaga diri sendiri dengan tetap di rumah, bekerja di rumah, belajar dirumah, dan ibadah di rumah. Para petugas medis dan seluruh elemennya  menyelesaikan wabah covid-19 dengan bekerja keras, kita dengan hanya tetap dirumah. Yes, we can do it. Do it for Indonesia. Dengan hanya tinggal dirumah, Anda sudah melakukan hal terbaik untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

One Comment on “Wabah coronavirus covid-19, krisis atau peluang? Bagaimana memperoleh peluang secara positif!

Leave a Reply to Ria Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: